Jakarta - Setelah mensponsori Pesta Blogger 2008, Amerika Serikat (AS) kembali memperlihatkan dukungannya dalam kegiatan lain yang diselenggarakan blogger Indonesia.
Kian lengketnya AS jelas terlihat saat Kedubes AS Cameron Hume hadir dalam kegiatan sosial yang digelar komunitas blogger Bundaran Hotel Indonesia (BHI), baru-baru ini di Jakarta.
Tak hanya ikut menyumbang buku--AS menyumbang 300 buku dalam gerakan 1000 buku yang dicanangkan para blogger BHI--namun sang dubes, Cameron Hume, tak segan-segan ikut nongkrong menyantap angkringan dengan para blogger yang hadir. Sesuatu yang jarang dilakukan pejabat negara kita.
Pendekatan personal yang dilakukan Cameron Hume jelas menyiratkan betapa AS berupaya mendekatkan diri dengan para pewarta warga di Indonesia ini yang jumlahnya kian tak terbendung.
"Angkringan is good," ujar Cameron Hume santai sambil menyantap makanan.
Aksi sosial semacam ini seharusnya mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Jangan sampai kalah start dengan negara lain.
Tujuan diselenggarakannya gerakan 1000 buku tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian para blogger terhadap pendidikan anak-anak kurang mampu yang ada di seluruh Indonesia.
Selain itu, melalui gerakan 1000 buku ini, diharapkan dapat terjalin kerjasama yang erat antar komunitas blogger lainnya.
Sasaran utama dari gerakan 1000 buku ini ialah siswa sekolah dasar dan menengah. Adapun daerah yang menjadi target utama penyebaran buku difokuskan pada area Jawa Tengah dan Yogyakarta.
"Kami memang tidak memiliki data yang pasti dalam pendistribusiannya, namun kami serahkan semuanya pada komunitas blogger yang ada di daerah untuk didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan," tutur Wicaksono, yang akrab disapa Ndoro Kakung ini.
Pada gerakan ini telah terkumpul 1200 buku yang dihimpun oleh komunitas blogger di Indonesia yang meliputi kamus, buku anak-anak dan ensiklopedia. ( rou / rou )
Minggu, 16 November 2008
Minggu, 09 November 2008
2 Jurus Jitu Membuka Tab Firefox yang Tertutup

Jakarta - Pada browser FireFox terdapat fitur bernama tab browsing di mana user bisa menjelajahi internet dan membuka halaman web pada tab yang terpisah dalam satu window. Jadi tidak perlu membuka banyak window jika ingin membuka banyak situs sehingga taskbar terlihat penuh.
Namun seringkali user tanpa sengaja menutup tab browser yang sebenarnya masih ingin dijelajahi karena ada informasi penting di dalamnya yang belum dibaca, bahkan berencana untuk mem-bookmark situs tersebut.
Jangan khawatir, para pengembang web browser sebenarnya sudah memikirkan skenario ini dan mengimplementasi sebuah fitur di mana tab yang tak sengaja ditutup dapat dibuka lagi. Caranya sangat mudah:
1. Klik menu History pada browser Firefox.
2. Pilih Recently Closed Tabs, lalu carilah situs yang tak sengaja Anda tutup tadi.
Cara lainnya yang lebih singkat lagi adalah tekan tombol Ctrl+Shift+T pada keyboard, tab browser yang baru saja Anda tutup bisa dibuka lagi.
Rabu, 05 November 2008
Proteksi Komputer Anda Sejak Dini (Browsing Internet))
1. Memblokir Remote Access => Utk mencegah PC anda diambil alih oleh Hacker,nonaktifkan Remote Access. Dlm menu Start, klik kanan pada "My Computer" & pilih "Properties". Maka ada tampilan "System Properties", kemudian pilih tab "Remote", singkirkan/hilangkan tanda ( V ) yg ada didepan semua option yg ada utk menonaktifkannya. Kemudian klik "OK".
2. Menghapus User Account yg tdk terpakai => Pada "Windows XP Professional" terdapat beberapa user account yg dapat diakses melalui trojan & dimanfaatkan utk melakukan penyerangan. Utk menyingkirkannya pilih menu Start, pilih "Control Panel", pilih "Performance and Maintenance". Kemudian pilih "Administrative Tools", Klik 2 kali "Computer Management". Pilih "Local Users and Groups", pada sisi kanan klik 2 kali pd bagian "Users". Hapuslah account2 lama yg tdk anda gunakan ( gambar users yg ada tanda X ). Kemudian tutuplah tampilan2 tadi.
3. Menutup celah NetBIOS => File2 dokumen anda bisa diakses melalui Internet maka nonaktifkanlah NetBIOS. Dlm menu Start, klik kanan pada "My Network Place" & pilih "Properties". Maka ada tampilan "Network Connections". Kemudian klik kanan icon koneksi internet yg tersedia, pilih "Properties". Jika ada tampilan, pilih tab "Networking". Beri tanda ( V ) yg ada didepan "Internet Protocol (TCP/IP), kemudian klik tab "Properties" yg ada dibawahnya. Maka ada tampilan "Internet Protocol (TCP/IP) Properties", pilih tab "Advanced". Tampilan ada lagi "Advaced TCP/IP Settings", pilih tab "Wins", lalu pilih "Disable NetBIOS over TCP/IP. Klik 'OK".
4. Penanggulangan terhadap BO2K pada Windows 9x => BO2K dapat dilacak dgn scanning port. Biasanya pd Windows 9x yg terbuka portnya hanya satu yaitu port 139 (NetBios). Oleh karena itu perlu dicurigai jika kita mengetahui ada port lain selain port 139 yg terbuka. Program anti virus yg beredar saat ini dapat mendeteksi keberadaan program ini. Pastikan anda sudah melakukan download versi terbaru dari program anti virus. Rajin2 lah membuka registrasi Windows. Biasanya pd Windows 9x, karena BO2K menanamkan dirinya pada
"HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\RunServices"
atau pada
"HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Run".
5. Pengamanan BIOS pada Server => BIOS merupakan perangkat lunak aras rendah yg berguna utk melakukan konfigurasi atau manipulasi hardware pada PC berbasis x86. MS Windows maupun Lilo dari Linux menggunakannya utk menentukan prosedur melakukan booting pada PC anda. Anda perlu memproteksi BIOS anda dgn memberi password padanya. Cara ini juga berguna utk mencegah penggunaan booting up melalui floppy disk. Cara ini tdk memberi perlindungan secara maksimal pada PC anda, namun dapat mempersulit org lain utk mengacak2 PC anda. Perlu diingat bahwa BIOS saat ini menggunakan metode flashroom, yg memungkinkan kita utk mengubah konfigurasi atau bahkan menghapusnya sama sekali.
6. Penyalahgunaan CGI Shell pada Unix/Linux => Ada beberapa cara yg cukup ampuh utk menanggulanginya :
a. Anda pasang Chrooted-Jail pada Apache anda sehingga perintah yg dapat dijalankan dapat anda batasi.
b. Utak-atik Source Code dari fasilitas CGI yg akan anda berikan misalnya Perl, kemudian anda matikan fasilitas fungsi system ( )…:)
c. Minimalisasi terjadinya eksploit local pada sistem anda dgn sering mengutak-atik & mengikuti perkembangan berita seputar sekuriti.
7. Menghapus komponen COM yg tdk dibutuhkan pd Windows 2000/XP => Beberapa komponen COM yg tdk dibutuhkan oleh hamper semua aplikasi harus dihapus. Pertimbangkan dulu sebelum menghapusnya karena setiap komponen saling berhubungan dgn file system & dictionary object. Dalam menu Start pilih Internet Explorer, pada menu”Tools” pilih “Internet Options”. Jika ada tampilan, pilih tab “Connections”. Didalam “Dial-up and Virtual Private Network Setting” hapus COM yg tdk dibutuhkan dgn mengkliknya lalu pilih “Remove”. Kemudian klik “OK’.
8. Mengaktifkan Firewall => Agar Hacker & penyerang tidak sampai ke PC anda, dibutuhkan sebuah Firewall. Dengan Firewall, anda dapat memblokir beberapa port yg kerap diserang Hacker. Kami sarankan anda memakai McAfee Personal Firewall Plus 2004, McAfee Internet Security Suite 6.0 & ZoneAlarm.
9. Menginstalasi Anti Virus => Software antivirus tidak hanya menyingkirkan virus, worm, atau file perusak lainnya tetapi juga melindungi PC dari ancaman serangan Script di website. Kami sarankan anda memakai program antivirus McAfee VirusScan Professional 8.0, McAfee SpamKiller 5.0 & McAfee Worm Removal Plus.
10. Jangan anda melakukan chatting di MIRC sebelum tips diatas dipraktekkan, kalo tidak PC anda akan diseramg oleh Hacker karna IP anda bisa diliat melalui MIRC.
CATATAN : Tips ini telah dipraktekkan pada Windows XP.
2. Menghapus User Account yg tdk terpakai => Pada "Windows XP Professional" terdapat beberapa user account yg dapat diakses melalui trojan & dimanfaatkan utk melakukan penyerangan. Utk menyingkirkannya pilih menu Start, pilih "Control Panel", pilih "Performance and Maintenance". Kemudian pilih "Administrative Tools", Klik 2 kali "Computer Management". Pilih "Local Users and Groups", pada sisi kanan klik 2 kali pd bagian "Users". Hapuslah account2 lama yg tdk anda gunakan ( gambar users yg ada tanda X ). Kemudian tutuplah tampilan2 tadi.
3. Menutup celah NetBIOS => File2 dokumen anda bisa diakses melalui Internet maka nonaktifkanlah NetBIOS. Dlm menu Start, klik kanan pada "My Network Place" & pilih "Properties". Maka ada tampilan "Network Connections". Kemudian klik kanan icon koneksi internet yg tersedia, pilih "Properties". Jika ada tampilan, pilih tab "Networking". Beri tanda ( V ) yg ada didepan "Internet Protocol (TCP/IP), kemudian klik tab "Properties" yg ada dibawahnya. Maka ada tampilan "Internet Protocol (TCP/IP) Properties", pilih tab "Advanced". Tampilan ada lagi "Advaced TCP/IP Settings", pilih tab "Wins", lalu pilih "Disable NetBIOS over TCP/IP. Klik 'OK".
4. Penanggulangan terhadap BO2K pada Windows 9x => BO2K dapat dilacak dgn scanning port. Biasanya pd Windows 9x yg terbuka portnya hanya satu yaitu port 139 (NetBios). Oleh karena itu perlu dicurigai jika kita mengetahui ada port lain selain port 139 yg terbuka. Program anti virus yg beredar saat ini dapat mendeteksi keberadaan program ini. Pastikan anda sudah melakukan download versi terbaru dari program anti virus. Rajin2 lah membuka registrasi Windows. Biasanya pd Windows 9x, karena BO2K menanamkan dirinya pada
"HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\RunServices"
atau pada
"HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Run".
5. Pengamanan BIOS pada Server => BIOS merupakan perangkat lunak aras rendah yg berguna utk melakukan konfigurasi atau manipulasi hardware pada PC berbasis x86. MS Windows maupun Lilo dari Linux menggunakannya utk menentukan prosedur melakukan booting pada PC anda. Anda perlu memproteksi BIOS anda dgn memberi password padanya. Cara ini juga berguna utk mencegah penggunaan booting up melalui floppy disk. Cara ini tdk memberi perlindungan secara maksimal pada PC anda, namun dapat mempersulit org lain utk mengacak2 PC anda. Perlu diingat bahwa BIOS saat ini menggunakan metode flashroom, yg memungkinkan kita utk mengubah konfigurasi atau bahkan menghapusnya sama sekali.
6. Penyalahgunaan CGI Shell pada Unix/Linux => Ada beberapa cara yg cukup ampuh utk menanggulanginya :
a. Anda pasang Chrooted-Jail pada Apache anda sehingga perintah yg dapat dijalankan dapat anda batasi.
b. Utak-atik Source Code dari fasilitas CGI yg akan anda berikan misalnya Perl, kemudian anda matikan fasilitas fungsi system ( )…:)
c. Minimalisasi terjadinya eksploit local pada sistem anda dgn sering mengutak-atik & mengikuti perkembangan berita seputar sekuriti.
7. Menghapus komponen COM yg tdk dibutuhkan pd Windows 2000/XP => Beberapa komponen COM yg tdk dibutuhkan oleh hamper semua aplikasi harus dihapus. Pertimbangkan dulu sebelum menghapusnya karena setiap komponen saling berhubungan dgn file system & dictionary object. Dalam menu Start pilih Internet Explorer, pada menu”Tools” pilih “Internet Options”. Jika ada tampilan, pilih tab “Connections”. Didalam “Dial-up and Virtual Private Network Setting” hapus COM yg tdk dibutuhkan dgn mengkliknya lalu pilih “Remove”. Kemudian klik “OK’.
8. Mengaktifkan Firewall => Agar Hacker & penyerang tidak sampai ke PC anda, dibutuhkan sebuah Firewall. Dengan Firewall, anda dapat memblokir beberapa port yg kerap diserang Hacker. Kami sarankan anda memakai McAfee Personal Firewall Plus 2004, McAfee Internet Security Suite 6.0 & ZoneAlarm.
9. Menginstalasi Anti Virus => Software antivirus tidak hanya menyingkirkan virus, worm, atau file perusak lainnya tetapi juga melindungi PC dari ancaman serangan Script di website. Kami sarankan anda memakai program antivirus McAfee VirusScan Professional 8.0, McAfee SpamKiller 5.0 & McAfee Worm Removal Plus.
10. Jangan anda melakukan chatting di MIRC sebelum tips diatas dipraktekkan, kalo tidak PC anda akan diseramg oleh Hacker karna IP anda bisa diliat melalui MIRC.
CATATAN : Tips ini telah dipraktekkan pada Windows XP.
Mengatasi Flash Disk Bermasalah
Masalah yang cukup sering dijumpai dalam penggunaan USB flash disk adalah tidak terdeteksinya perangkat tersebut oleh Windows. ini antara lain ditandai dengan tidak munculnya ikon "removable hardware" pada system tray. Tanda lain adalah tidak adanya drive USB flash disk di Windows Explorer.
Masalah ini cukup sering dijumpai pada komputer yang penggunaan sumber daya sistemnya (apalagi RAM) cukup tinggi sehingga pendeteksian keberadaan perangkat baru menjadi terganggu.
Berikut ini langkah-langkah untuk mengantur pendeteksian USB Disk secara manual di Windows XP
Buka menu Add Hardware dengan cara mengklik [Start]>[Control Panel]>[Add Hardware]. Jika menu tersebut belum terlihat, klik [Switch to Classic View] yang ada di menu sebelah kiri.
Setelah menu tersebut dipilih, maka akan muncul wisaya yang menuntun pada proses pendeteksian hardware, Klik [Next]
Sistem selanjutnya akan memeriksa keberadaan hardware baru yang sudah tertancap namun belum terdeteksi. Kalau USB flash disk sudah berhasil dikenali, muncul salah satu hal dari hal-hal berikut ini : Muncul menu autorun, Pernyataan bahwa USB flash disk mendukung koneksi USB yang lebih cepat, Muncul ikon "Removable hardware "pada systen tray dan Muncul dirive baru di Windows Explorer atau My Computer.
Kalau salah satu hal tersebut terjadi, pendeteksian tidak perlu diteruskan. Klik [Cancel] pada tampilan berikutnya.
Nah, biar enggak bolak-balik Control Panel setiap kali ada perangkat USB yang dicolok, buatlah shortcut [Add Hardware] di Quick Launch Toolbar. Langkah-langkah seperti berikut ini.
Buka Control Panel dan ubah tampilannya ke mode "klasik" (switch to Classic Mode) seperti langkah 1 di atas.
Seret ikon Add Hardware dan jatuhkan ke Quick Launch Toolbar. Kalau toolbar tersebut belum muncul, Anda dapat mengaktifkannya dengan klik kanan pada taskbar, klik [Propertis]>[Taskbar]. Kemudian, beri tanda centang pada [Show Quick Launch].
Masalah ini cukup sering dijumpai pada komputer yang penggunaan sumber daya sistemnya (apalagi RAM) cukup tinggi sehingga pendeteksian keberadaan perangkat baru menjadi terganggu.
Berikut ini langkah-langkah untuk mengantur pendeteksian USB Disk secara manual di Windows XP
Buka menu Add Hardware dengan cara mengklik [Start]>[Control Panel]>[Add Hardware]. Jika menu tersebut belum terlihat, klik [Switch to Classic View] yang ada di menu sebelah kiri.
Setelah menu tersebut dipilih, maka akan muncul wisaya yang menuntun pada proses pendeteksian hardware, Klik [Next]
Sistem selanjutnya akan memeriksa keberadaan hardware baru yang sudah tertancap namun belum terdeteksi. Kalau USB flash disk sudah berhasil dikenali, muncul salah satu hal dari hal-hal berikut ini : Muncul menu autorun, Pernyataan bahwa USB flash disk mendukung koneksi USB yang lebih cepat, Muncul ikon "Removable hardware "pada systen tray dan Muncul dirive baru di Windows Explorer atau My Computer.
Kalau salah satu hal tersebut terjadi, pendeteksian tidak perlu diteruskan. Klik [Cancel] pada tampilan berikutnya.
Nah, biar enggak bolak-balik Control Panel setiap kali ada perangkat USB yang dicolok, buatlah shortcut [Add Hardware] di Quick Launch Toolbar. Langkah-langkah seperti berikut ini.
Buka Control Panel dan ubah tampilannya ke mode "klasik" (switch to Classic Mode) seperti langkah 1 di atas.
Seret ikon Add Hardware dan jatuhkan ke Quick Launch Toolbar. Kalau toolbar tersebut belum muncul, Anda dapat mengaktifkannya dengan klik kanan pada taskbar, klik [Propertis]>[Taskbar]. Kemudian, beri tanda centang pada [Show Quick Launch].
Memproteksi Komputer
Bila anda menginginkan PC atau beberapa program atau dokumen anda yang tersimpan di dalam komputer tidak ingin di akses oleh orang lain , Maka berikut ini adalah beberapa cara untuk memproteksi PC dan Program yang ada di dalam komputer anda.
• Proteksi dengan Password Booting
Dengan cara ini maka setiap menghidupkan komputer dan sebelum loading ke windows / OS, kita di minta memasukan password, cara ini di buat melalui setting BIOS , Caranya: yang pertama adalah anda harus masuk ke menu BIOS umumnya PC dengan cara menekan , Tombol "Delete", atau tombol "F2", atau tombol "F1" , pada saat komputer di hidupkan (Booting), ketiga tombol itu yang umumnya ada pada komputer, atau pada saat Booting akan tampak tulisan "Press Del to Setup", "Press F! to Setup", "Press F2 to Setup", anda bisa menekan terus menerus tombol itu saat Booting.
Setelah anda masuk kedalam menu BIOS akan nampak menu "Set User Password". arahkan panah pada keyboard pada menu ini --> enter--> lalu isikan Password anda ( menu "Set Supervisor Password" adalah untuk memberi Password pada saat mau masuk ke menu BIOS) , lalu arahkan panah keyboard pada menu "Save Setting and Exit" , pilih Option "Y" bila di minta konfirmasi.
Sebaiknya anda jangan sampai lupa Password yang telah anda buat dengan cara ini, karena bila anda lupa satu-satunya cara adalah dengan membongkar chasing CPU anda dan di reset Jumper Clear CMOS nya, atau di cabut baterai CMOS nya pada Mainboard.
• Proteksi dengan Password Account Saat Login windows (Untuk Win 2000 keatas)
Yaitu kita di minta memasukan password saat akan login ke program windows, Cara ini saya rasa sudah banyak yang tau caranya. tapi okelah, tak ada salahnya kita bahas. salah satu caranya yaitu:
Klik Start-->Setting-->Control panel-->Administrative Tools-->Computer Management-->Local Users and Groups-->Users-->Pada jendela kanan pilih account login anda (defaultnya Administrator) -->lalu klik-kanan pada account yang anda pilih-->set Password-->Proceed-->masukan Password -->Ok--> selesai--> Restart PC anda.
• Memproteksi File atau Dokumen kita.
1. menyembunyikan file dan folder
Cara ini adalah dengan cara membuat Hidden file atau folder kita dengan cara pada file atau folder yang kita pilih-->klik-kanan-->Properties-->Beri centang pada hidden, maka file atau folder kita akan hidden alias tak nampak..., tapi bila hanya ini yang kita lakukan, sudah banyak sekali orang yang mengetahui cara ini, tinggal membuka menu Tools pada explorer Tools-->folder options-->View-->pindah kan centang pada "Show hidden files and folders" -->maka folder atau file yang kita hidden tadi akan nampak...maka agar lebih aman kita hilangkan saja tab "folder options" pada menu Tools tersebut, caranya:
Klik Start--> Run--> ketik "regedit"-->Enter-->pada jendela registry editor klik tab HKEY_CURRENT_USER-->Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer -->pada jendela sebelah kanan klik-kanan di tempat kosong-->New-->DWORD Value-->beri nama value ini dengan "NoFolderOptions" lalu-->Dobel klik NoFolderOptions-->isi value data dengan "1" (defaultnya "0"), selesai tutup registry editor, maka menu Folder options akan hilang.
untuk memunculkan folder option kembali, caranya:
Klik Satrt--> Run-->ketik "gpedit.msc"-->pada jendela Group Policy-->klik user configuration-->administrativ template-->Windows components-->windows explorer-->cari menu "Remove the Folder Options menu item from the tools menu"
Double-klik lalu pilih disable--> OK, maka Folder Optionsnya sudah muncul kembali, dan untuk menyembunyikan lagi pilih "Enabled" pada menu ini.
2. menyembunyikan Drive
Hal ini dapat dilakukan dengan maksud orang lain tidak bisa akses data komputer anda Ikutilah langkah berikut.
Klik Start----->Run, ketikkan "regedit"-->Enter-->pada jendela Registry Editor-->pilih tab-->HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer -->pada jendela sebelah kanan klik-kanan di tempat kosong-->New-->DWORD Value-->beri nama value ini dengan " NoDrives" lalu-->Dobel klik NoDrives-->pada "Base"(type data) Pilih "Decimal" (defaultnya "hexadecimal") -->lalu isi Value data dengan Nilai Drive yang akan di sembunyikan , Dibawah ini adalah data nama Drive dan nilainya untuk anda isikan.
(Abjad=Drive, Numerik=Nilai)
A: 1, B: 2, C: 4, D: 8, E: 16, F: 32, G: 64, H: 128, I: 256, J: 512, K: 1024, L: 2048, M: 4096,
N: 8192, O: 16384, P: 32768, Q: 65536, R: 131072, S: 262144, T: 524288, U: 1048576, V: 2097152,
W: 4194304, X: 8388608, Y: 16777216, Z: 33554432, ALL: 67108863.
Untuk memunculkan folder "Drive" kembali, caranya:
Klik Satrt--> Run-->ketik "gpedit.msc"-->pada jendela Group Policy-->klik user configuration-->administrativ template-->Windows components-->windows explorer-->cari menu " hide these specified drives in My Computer" Doble-klik -->pilih "Disabled" maka Drive akan muncul kembali...dan untuk menyembunyikan lagi pilih "Enabled" pada menu ini.
Sumber: Free-7.blogspot.com
• Proteksi dengan Password Booting
Dengan cara ini maka setiap menghidupkan komputer dan sebelum loading ke windows / OS, kita di minta memasukan password, cara ini di buat melalui setting BIOS , Caranya: yang pertama adalah anda harus masuk ke menu BIOS umumnya PC dengan cara menekan , Tombol "Delete", atau tombol "F2", atau tombol "F1" , pada saat komputer di hidupkan (Booting), ketiga tombol itu yang umumnya ada pada komputer, atau pada saat Booting akan tampak tulisan "Press Del to Setup", "Press F! to Setup", "Press F2 to Setup", anda bisa menekan terus menerus tombol itu saat Booting.
Setelah anda masuk kedalam menu BIOS akan nampak menu "Set User Password". arahkan panah pada keyboard pada menu ini --> enter--> lalu isikan Password anda ( menu "Set Supervisor Password" adalah untuk memberi Password pada saat mau masuk ke menu BIOS) , lalu arahkan panah keyboard pada menu "Save Setting and Exit" , pilih Option "Y" bila di minta konfirmasi.
Sebaiknya anda jangan sampai lupa Password yang telah anda buat dengan cara ini, karena bila anda lupa satu-satunya cara adalah dengan membongkar chasing CPU anda dan di reset Jumper Clear CMOS nya, atau di cabut baterai CMOS nya pada Mainboard.
• Proteksi dengan Password Account Saat Login windows (Untuk Win 2000 keatas)
Yaitu kita di minta memasukan password saat akan login ke program windows, Cara ini saya rasa sudah banyak yang tau caranya. tapi okelah, tak ada salahnya kita bahas. salah satu caranya yaitu:
Klik Start-->Setting-->Control panel-->Administrative Tools-->Computer Management-->Local Users and Groups-->Users-->Pada jendela kanan pilih account login anda (defaultnya Administrator) -->lalu klik-kanan pada account yang anda pilih-->set Password-->Proceed-->masukan Password -->Ok--> selesai--> Restart PC anda.
• Memproteksi File atau Dokumen kita.
1. menyembunyikan file dan folder
Cara ini adalah dengan cara membuat Hidden file atau folder kita dengan cara pada file atau folder yang kita pilih-->klik-kanan-->Properties-->Beri centang pada hidden, maka file atau folder kita akan hidden alias tak nampak..., tapi bila hanya ini yang kita lakukan, sudah banyak sekali orang yang mengetahui cara ini, tinggal membuka menu Tools pada explorer Tools-->folder options-->View-->pindah kan centang pada "Show hidden files and folders" -->maka folder atau file yang kita hidden tadi akan nampak...maka agar lebih aman kita hilangkan saja tab "folder options" pada menu Tools tersebut, caranya:
Klik Start--> Run--> ketik "regedit"-->Enter-->pada jendela registry editor klik tab HKEY_CURRENT_USER-->Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer -->pada jendela sebelah kanan klik-kanan di tempat kosong-->New-->DWORD Value-->beri nama value ini dengan "NoFolderOptions" lalu-->Dobel klik NoFolderOptions-->isi value data dengan "1" (defaultnya "0"), selesai tutup registry editor, maka menu Folder options akan hilang.
untuk memunculkan folder option kembali, caranya:
Klik Satrt--> Run-->ketik "gpedit.msc"-->pada jendela Group Policy-->klik user configuration-->administrativ template-->Windows components-->windows explorer-->cari menu "Remove the Folder Options menu item from the tools menu"
Double-klik lalu pilih disable--> OK, maka Folder Optionsnya sudah muncul kembali, dan untuk menyembunyikan lagi pilih "Enabled" pada menu ini.
2. menyembunyikan Drive
Hal ini dapat dilakukan dengan maksud orang lain tidak bisa akses data komputer anda Ikutilah langkah berikut.
Klik Start----->Run, ketikkan "regedit"-->Enter-->pada jendela Registry Editor-->pilih tab-->HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer -->pada jendela sebelah kanan klik-kanan di tempat kosong-->New-->DWORD Value-->beri nama value ini dengan " NoDrives" lalu-->Dobel klik NoDrives-->pada "Base"(type data) Pilih "Decimal" (defaultnya "hexadecimal") -->lalu isi Value data dengan Nilai Drive yang akan di sembunyikan , Dibawah ini adalah data nama Drive dan nilainya untuk anda isikan.
(Abjad=Drive, Numerik=Nilai)
A: 1, B: 2, C: 4, D: 8, E: 16, F: 32, G: 64, H: 128, I: 256, J: 512, K: 1024, L: 2048, M: 4096,
N: 8192, O: 16384, P: 32768, Q: 65536, R: 131072, S: 262144, T: 524288, U: 1048576, V: 2097152,
W: 4194304, X: 8388608, Y: 16777216, Z: 33554432, ALL: 67108863.
Untuk memunculkan folder "Drive" kembali, caranya:
Klik Satrt--> Run-->ketik "gpedit.msc"-->pada jendela Group Policy-->klik user configuration-->administrativ template-->Windows components-->windows explorer-->cari menu " hide these specified drives in My Computer" Doble-klik -->pilih "Disabled" maka Drive akan muncul kembali...dan untuk menyembunyikan lagi pilih "Enabled" pada menu ini.
Sumber: Free-7.blogspot.com
Tips Membuat Background FlashDisk
Buat variasi bagi anda yang ingin memasang gambar ato foto seperti desktop di Flashdisk anda, ini caranya (take yout time!):
1.Siapkan gambar atau foto yang ingin di pakai menjadi background, lalu "rename" nama gambar atau foto itu menjadi "cover" ,misalnya fotoku.jpg --> rubah menjadi-->cover.jpg,...caranya pasti semua sudah tau -->klik-kanan-->rename.
2.Copy kode di bawah ini dan paste di Notepad..:
[ExtShellFolderViews]
{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}=
{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}
[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
Attributes=1
IconArea_Image=cover.jpg
IconArea_Text=0xcc00aa
[.ShellClassInfo]
ConfirmFileOp=0
3. lalu Save As..dengan nama "desktop.ini" (tanpa tanda kutip).
4.Copy 2 file tadi (cover.jpg + desktop.ini) ke FlashDisk anda.
5.selesai.
Note:Bila 2 file itu anda copy dan paste ke halaman desktop folder atau drive di explorer windows anda maka akan menciptakan efek yang sama seperti di flashdisk tadi.
1.Siapkan gambar atau foto yang ingin di pakai menjadi background, lalu "rename" nama gambar atau foto itu menjadi "cover" ,misalnya fotoku.jpg --> rubah menjadi-->cover.jpg,...caranya pasti semua sudah tau -->klik-kanan-->rename.
2.Copy kode di bawah ini dan paste di Notepad..:
[ExtShellFolderViews]
{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}=
{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}
[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
Attributes=1
IconArea_Image=cover.jpg
IconArea_Text=0xcc00aa
[.ShellClassInfo]
ConfirmFileOp=0
3. lalu Save As..dengan nama "desktop.ini" (tanpa tanda kutip).
4.Copy 2 file tadi (cover.jpg + desktop.ini) ke FlashDisk anda.
5.selesai.
Note:Bila 2 file itu anda copy dan paste ke halaman desktop folder atau drive di explorer windows anda maka akan menciptakan efek yang sama seperti di flashdisk tadi.
Langganan:
Postingan (Atom)
