Kamis, 30 Oktober 2008

Bagaimana Memilih Notebook Mungil?




Sederhana dan terjangkau. Praktis dan mungil. Notebook mungil, atau netbook begitu sebutannya jika prosesornya dibuat Intel, dirancang sebagai sistem kedua yang bisa Anda masukkan ke dalam tas dan bawa ke mana-mana.

Notebook mungil mampu memberikan layanan Web, e-mail, dan aplikasi produktivitas dalam badan yang ukurannya tidak lebih dari sebuah buku agenda. Biasanya bobot perangkat kurang dari 1,5kg, dimotori prosesor hemat daya dari Intel atau VIA, punya layar 7” – 10”, memori 512MB – 1GB, storage berupa harddisk atau SSD (solid state disk), lengkap dengan sistem operasi Windows atau Linux.

Namun ukurannya yang lebih kecil menyebabkan notebook mungil ini tidak dapat seperkasa saudaranya. Kita tidak akan menemukan prosesor dual-core atau fitur discrete graphics di sini. Yang kita peroleh adalah kebebasan bergerak (portabilitas) pada harga yang tidak semahal sebuah ultraportabel .

Saat ini ada banyak merek notebook mungil beredar di pasar. Karenanya, memilih mana yang paling cocok untuk kebutuhan Anda mungkin tidak lagi mudah. Nah, agar tidak terlalu pusing, perhatikan hal-hal berikut:

Ukuran keyboard dan layar
Notebook mungil memang berukuran kecil, jadi penting untuk memilih mesin dengan ukuran layar dan resolusi yang nyaman di mata Anda. Mesin-mesin ini menawarkan layar berukuran 7” (antara lain Asus Eee PC 4G), 8,9” (Acer Aspire One, Asus Eee PC 901, HP 2133 Mini-Note, Lenovo IdeaPad S9, MSI Wind Notebook U90), atau 10” (Asus Eee PC 1000H, Axio Pico, MSI Wind Notebook U100, Lenovo IdeaPad S10).

Resolusi pada notebook berukuran kecil menjadi vital. Sebuah notebook mungil dengan resolusi 800x480 pixel akan menuntut Anda menggulung-gulung ke arah samping (horisontal) ketika Anda ingin melihat halaman sebuah situs Web secara utuh. Untunglah notebook mungil yang muncul belakangan menawarkan resolusi 1024x600 pixel, sehingga menjelajah Internet cukup menyenangkan.

Yang juga perlu diperhatikan adalah lebar keyboard. Kecuali jika jari-jemari Anda memang mungil, keyboard pada kebanyakan notebook mungil akan terasa sempit jika dibandingkan keyboard PC yang biasa Anda pakai. Keyboard yang paling lega pada notebook mungil mungkin adalah HP 2133 Mini Note (92%) dan MSI Wind Notebook U100 (92%), Acer Aspire One (89%). Namun ukuran bukanlah segalanya. Peletakan tombol juga perlu diperhatikan agar mudah dijangkau, atau justru sebaliknya, tidak mudah tersentuh.

Sistem operasi
LINUX: Banyak dari mini-notebook berharga murah datang pra-install dengan sistem operasi open source yang gratis, Linux. Variannya bisa Linpus Linux (Acer Aspire One), atau Xandros Linux (Asus Eee PC).

Penggunaan Linux’ sebenarnya menguntungkan. Selain ukurannya yang kecil, sistem operasi ini relatif lebih tangguh menghadapi serangan malware. Jangan kuatir dengan antarmukanya. Produsen notebook mungil sudah membuat agar penggunaan antarmuka Linux bisa semudah Windows. Dan jika suka utak-atik, Anda bisa membuat antarmuka 3D yang cantik dengan bantuan desktop manager seperti Compiz Fusion.

Satu ganjalan di sini: instalasi program bisa terasa sulit dan membutuhkan coba-coba dengan command line. Selain itu, tergantung pada versi Linux yang terpasang, mungkin ada juga software yang tidak kompatibel dengan notebook mungil Anda.

Berita baiknya, Canonical (perusahaan di balik sistem operasi desktop Ubuntu) sedang menyiapkan Ubuntu Netbook Remix, sebuah sistem operasi OEM-customizable yang dirancang untuk notebook mungil berprosesor Intel Atom. Sistem operasi ini akan datang pra-install pada sejumlah sistem akhir tahun ini.

WINDOWS: XP menjadi sistem operasi Windows yang umum ditemukan pada mini-notebook. Yang agak beda adalah HP, yang menawarkan Vista pada 2133 Mini-Note-nya. Windows kompatibel dengan nyaris semua program atau asesori yang tersedia di pasar saat ini. Sayangnya, karena pangsa pasarnya yang besar, mesin-mesin Windows cenderung menjadi target serangan malware, jadi paket sekuriti yang tangguh seperti Norton Internet Security 2008 perlu Anda tambahkan.

Prosesor
Saat ini ada dua perusahaan – Intel dan VIA - yang memproduksi prosesor yang dirancang untuk mendukung kecepatan dan efisiensi batere pada notebook mungil. Intel awalnya mendayai notebook mungil dengan prosesor Intel Celeron M processor (900MHz). Namun kini yang banyak digunakan adalah prosesor Intel Atom yang lebih efisien daya (800MHz sampai 1,8GHz).

Prosesor VIA’s C7-M (1,0GHz sampai 1,7GHz) memberikan kinerja yang lumayan (HP 2133 Mini-Note), tetapi tidak secepat saingannya yang berasal dari Intel. Selain itu notebook mungil yang didayai oleh prosesor VIA cenderung lebih cepat terkuras baterenya. Belum lama ini VIA memperkenalkan platform Nano (1,0GHz sampai 1,8GHz), yang dirancang untuk menyaingi Intel Atom dalam hal kinerja dan ketahanan batere, tetapi sistem ini belum kami jumpai di pasar.

Sistem storage
Notebook mungil saat ini menawarkan dua tipe storage: harddisk dan SSD (solid state disk). Masing-masing punya keunggulan dan kelemahan.

Harddisk memberikan keleluasan storage (MS Wind Notebook U100 dan Asus Eee PC 1000H datang dengan harddisk 80GB, Acer Aspire One A150 dan HP 2133 Mini-Note masing-masing menyertakan harddisk 120GB, sedangkan Axio Pico maupun Lenovo IdeaPad S10 membundelkan harddisk 160GB), tetapi harddisk lebih rentan terhadap guncangan dan menghasilkan lebih banyak panas akibat bagian-bagiannya yang berputar.

SSD lebih cepat, lebih tahan terhadap guncangan dan kejutan dan juga lebih dingin. Namun karena harganya masih mahal, kapasitasnya pun masih belum terlalu besar.

Nah, jika Anda mementingkan kapasitas storage, pilihlah mini-notebook yang mengemaskan harddisk. Namun jika Anda mengutamakan perlindungan data dari guncangan dan kejutan, pilihlah SSD.

Jumlah port
Jika Anda suka mengkoneksikan kamera digital, MP3 player, atau bahkan monitor eksternal, tak perlu kuatir. Rata-rata notebook mungil menghadirkan tiga port USB 2.0, port VGA-out, dan slot kartu memori. Pengecualian adalah Lenovo IdeaPad S10 yang hanya memiliki dua port USB 2.0. Namun sebagai gantinya Lenovo IdeaPad S10 menyodorkan slot ExpressCard, cocok bagi Anda yang suka menggunakan kartu Internet broadband. Slot ExpressCard ini juga dibundelkan oleh HP 2133 Mini-Note.

Batere
Untuk sebuah notebook mungil yang dibawa-bawa ke mana saja, daya tahan batere menjadi penting. Sayangnya kebanyakan notebook mungil saat ini hanya menyediakan batere 3-cell berkapasitas 2000mAh. Daya tahan batere 3-cell ini umumnya di bawah 2 jam.

Karena itu akan sangat menyenangkan bila bisa mendapatkan batere 6-cell berkapasitas tinggi (high capacity). Milik Asus Eee PC 901 yang berkapasitas 6600mAh misalnya, bisa bertahan sekitar 6 jam.


Kualitas Webcam
Kebanyakan notebook mungil menanamkan Webcam 0,3 megapixel atau 1,3 megapixel untuk memfasilitasi Anda ngobrol sambil lihat-lihatan (video) dengan teman dan rekan kerja. Biasanya, semakin tinggi megapixel sebuah Webcam, semakin bagus/tajam gambarnya.

Asesori
Touchpad dan tombol-tombol mouse yang relatif kecil adalah hal biasa pada notebook mungil, tetapi Anda selalu bisa menambahkan sistem pengendali pribadi Anda, yakni mouse. Pilihlah yang nirkabel dengan dongle yang mungil, seperti Kensington SlimBlade Media Mouse atau Microsoft Wireless Notebook Optical Mouse 3000.


Jika Anda membuthkan lebih banyak storage untuk menyimpan koleksi foto, musik, video dan dokumen, jangan enggan membeli harddisk eksternal yang portabel.


Harga Beberapa Netbook
Asus Eee PC 901 Rp 4,75 juta
Axioo Pico Rp 4,95 juta
Acer Aspire One A150 US$ 530
Asus Eee PC 1000H Rp 5,15 juta
Lenovo IdeaPad S10 US$ 569
MSI Wind Notebook U100 Rp 5,9 juta
HP 2133 Mini-Note US$ 699

sumber:

kompas.com

WIEK

Selasa, 28 Oktober 2008

Cara Menghemat Koneksi

Sekarang sudah banyak alternatif untuk menghubungkan kita dengan dunia maya aliat internet atau online, dari tarif paket murah sampai paket plus modem yang mahal (tergantung dari kantong Anda), tapi kebanyakan Anda lebih memilih low price dengan koneksi yang cepat dan ga disconnected melulu (alias kantong mahasiswa). Untuk anda yang sering menggunakan koneksi 3G, GPRS, mpe CDMA, dibawah ini terdapat cara menghemat koneksi yang mahal.

Solusinya adalah : Pastikan semua koneksi yang keluar masuk mendapat ijin dari kita, diantaranya :

1. Gunakan Firewall. Yang ini hukumnya wajib, firewall akan memberi tahu kita jika ada service yang hendak melakukan koneksi. Gw pribadi menggunakan Sunbelt Kerio Personal Firewall. Kenapa ? Karena itu yang kebetulan gw punya ( sory kalau gak ilmiah ). Gw dapet versi gratis di CHIP CD. Setelah diinstall, set semua koneksi internet keluar jadi “ask” .

2. Tujuan gw online bwat chating baik lewat IRC atau IM. Untuk chat di IRC sih pake mIRC juga cukup. Pengalaman gw, pulsa 10.000 spg ( satuan pulsa GSM ) cukup bwat main scramble 3 jam ( yang ikutan main sekitar 2-3 orang ). Untuk IM mendingan pake client 3rd party kayak gaim . Napa gak YM aja ? sebenernya enakan pake YM sih, tapi saat pertama login YM akan me-load “Inside Yahoo” yang nyedot bandwith sekitar 200-300kb. Kalau mau pake YM pastikan untuk gak ngaktifin “Show Inside Yahoo”.

3. Kalau urgent banget pengen browsing, pastikan seting multimedia udah dinonaktifkan. Terus kalu kita butuh gambar-gambar siklus reproduksi nematoda gimana ? Pergi aja kewarnet . Kalau gw sendiri sih ngebrowse pake lynx. Lynx adalah text based web browser. Emang sih ngoprasiinnya rada ribet, tapi untungnya secara ekonomi lumayan banyak.

Apa lagi yang harus dilakukan untuk menghemat bandwith ? Masih banyak !

4. Jangan dengerin online radio,

5. Jangan buka situs dewasa,

6. Jangan main game zuma-zuma langsung dari gamehouse.com,

7. Jangan download email dari account gmail kita yang ikutan mailist kampung gajah,

8. Kalo ada tambahan isi aja yah............. :)

Instalasi Dial-up Internet untuk CDMA

Contoh : Instalasi Kabel Data DKU-5 dan Modem Nokia 2115i/2116
Anda harus terlebih dahulu memiliki kabel data DKU-5:
1. Masukkan CD Instalasi DKU-5 dari Nokia (jangan hubungkan ponsel dengan USB komputer terlebih dahulu)
2. Pilih Instalasi Driver DKU-5, tunggu hingga proses instalasi selesai
3. Hubungkan kabel data DKU-5 pada port USB
4. Saat ada pesan “found new hardware” dan ditanyakan drivernya, pilih detect automatically (CD DKU-5 tetap harus berada di CD ROM)
5. Kabel DKU-5 telah terinstall di PC Anda
6. Install driver modem Nokia
Instalasi Driver Modem Nokia 2115i/2116
Download file Modem Driver untuk Nokia 2115i/2116 (nmpCDMA2000_1x.inf).
1. Pilih Program > Control Panel > Phone and Modem Options
2. Untuk instalasi modem yang pertama kali akan muncul window Location Information (isi data2 yang diminta sesuai lokasi anda, cukup isi Area code)
3. Pilih tab Modems, klik Add…
4. Check “Dont’ detect my modem;…”
5. Pilih “Have Disk…”
6. Saat ditanyakan, cari lokasi dimana Anda menyimpan file nmpCDMA2000_1x.inf yang telah Anda download, klik OK
- Silahkan memilih file nmpCDMA2000_1x.inf pada Disk!
7. Pilih “Nokia CDMA2000 1x 3G Packet Data Modem”
8. Pilih Port yang paling besar (jangan pilih all ports)
9. Modem Nokia telah terinstall di PC Anda
10. Buat Koneksi Internet baru dengan memilih Nokia 3G packet data sebagai modem
Cara Membuat Koneksi Internet Baru
1. Pilih Program > All Programs > Accessories > Communications > Network Connections
2. Pilih File > New Connections
3. Klik Next, pilih “Connect to the Internet”
4. Pilih “Set up My Connection manually”
5. Pilih “Connect using a dial-up modem”
6. Pilih handset yang ingin Anda gunakan sebagai modem (Nokia)
7. Masukkan nama provider CDMA (Mobile-8/StarOne/Esia) sebagai nama ISP Anda
8. Masukkan #777 sebagai nomor dial up ISP
9. Pilih Anyone’s use… untuk koneksi ini
10. Flexi > username: telkomnet@flexi password: telkom
Starone > username: starone password: indosat,
Mobile-8 > username: m8 password: m8,
Esia > username: esia password: esia,

11. Check “Add Shortcut”, klik “Finish”
12. Connect ke Internet menggunakan koneksi Mobile-8/StarOne/Esia yang telah Anda buat

“SELAMAT MENCOBA”